Kairo (24 November 2016), Badan Wakaf dan Amal Kesejahteraan Mahasiswa (BWAKM) kembali menyalurkan dana berupa beasiswa yang dikenal dengan Bantuan Mahasiswa Asuh (BMA), bertempat di auditorium Bhineka Tunggal Ika KBRI Cairo.

Bantuan beasiswa ini diberikan kepada mahasiswa  Indonesia yang telah dinyatakan lolos seleksi berkas pada awal bulan ini dan juga interview yang baru dilaksanakan pada Jum'at lalu (18/11). Tepatnya, pada pukul 10.00 Clt seremonial agenda tersebut dimulai, dengan pengurus BWAKM sebagai pelaksana.

Tentunya, agenda bulanan ini dihadiri oleh donatur muslim Eropa selaku direktur luar negeri BWAKM Ustadz Muhammad Yahia Nabil beserta istri, pun juga dihadiri oleh Dubes RI untuk Kairo Bapak Helmy Fauzi dan  Atdik Bapak Usman Shihab beserta jajaran stafnya.

Auditorium tampak begitu penuh, dikarenakan penerima BMA untuk tahun ini bertambah dari sebelumnya menjadi 119 orang. Dengan dibukanya agenda ini oleh MC Alfan Putra, kemudian dilanjutkan dengan Tilawah Alquran oleh  Erwing Nade yang merupakan salah satu penerima BMA dari kalangan program magister, agar keberkahan melimpah pada acara ini.

Selanjutnya kata sambutan yang disampaikan oleh direktur luar negeri BWAKM dan juga oleh Dubes RI untuk Kairo. Pada sambutannya, Ustadz Muhammad Yahia Nabil mengharapkan pada penerima BMA untuk serius dalam belajar sehingga kesuksesan dapat diraih. Pun juga, Bapak Helmy Fauzi  berharap penerima BMA juga dapat mensyukuri bantuan beasiswa yang diberikan BWAKM dengan belajar lebih giat.

Acara pun dilanjutkan dengan penyerahan bantuan secara simbolis kepada salah sebagian penerima BMA oleh Koordinator Umum BWAKM, Dubes RI untuk Kairo dan salah satu home staff KBRI Kairo. Lalu, diakhiri dengan berdoa dan berphoto bersama serta mendengarkan motivasi pendidikan dari Atdik Bapak Usman Shihab.

Reported by Bag. Pukdok

BWAKM Mesir 2016


RIWAYAT HIDUP
NAMA: FAKHRUR ROZI
TEMPAT/ TGL LAHIR: MASJID LAMA 8- JUNI- 1987
NO PASPOR: T 816666
UNIVERSITAS: AL- AZHAR UNIVERSITY
KULIYAH : USHULUDDIN
JURUSAN : HADITS WA ‘ULUMIHI
SEMESTER : 3 ( TIGA )
RIWAYAT PENDIDIKAN : 1. SD NEG.NO : 014738 KEC. TALAWI SELESAI TAHUN 2001
2. MTS AL-WASHLYAH KEDAI SIANAM SELESAI TAHUN 2004
3. MAS AL-WAHLIYAH TANJUNG TIRAM SELESAI TAHUN 2007
4. KULIYAH USHULUDDIN UNIVERSITAS AL- AZHAR SYU’BA HADIST TAHUN TIGA.
ALAMAT DI MESIR: MASAKIN USTMAN HAYYISSABI’ NASR CITY


Oleh- oleh buat teman- teman penuntut ilmu,,,

Ilmu di dunia ini tidak terhingga banyaknya, akan tetapi ia terbagi kepada dua bagian besar, yang pertama ilmu dunia ( ‘ilmu ad- dunyawiyyah ) yang kedua ilmu agama ( ‘ilmu al-ukhrawiyyah ). Adapun ilmu dunia bersumber dari akal pemikiran manusia yaitu dengan cara berpikir mendalam dan melakukan experiment atau percobaan berkali- kali sehingga ditemuilah sesuatu yang baru, seperti ilmu biologi, ilmu kimia, ilmu kedokteran, ilmu perbintangan, ilmu fisika dan lain sebagainya. Adapun ilmu agama islam sumbernya adalah wahyu ilahi yang maha kuasa pemilik jagat raya ini yaitu Allah SWT, karena akal pemikiran manusia tidak mampu untuk menembusnya.

Oleh karena itu bagi penuntut ilmu, khususnya ilmu agama islam, ada beberapa persyaratan yang harus mereka penuhi terlebih dahulu , karena sesuatu yang mereka cari adalah sesuatu yang mahal dan tak ternilai harganya walau dengan dunia seisinya, ia adalah mutiara ilahi, pelita dikala gelap gulita, solusi dikala sempit, petunjuk bagi kejahilan dan kebodohan dan oleh karenanya nabi dan rasul diutuskan. Syarat yang pertama adalah berakhlak kepada Allah SWT ( Adab ), adab atau akhlak mempunyai ruang lingkup dan urgensi yang sangat luas sekali, namun inti dari semuanya adalah taqwa kepada Allah SWT, imam malik berkata: 
كثير العلم مع قليل الأدب لا يكفي
لكن قليل العلم مع كثير الأدب يكفي
Yaitu; banyak ilmu disertai akhlak yang rendah maka semua itu tidak ada nilainya, akan tetapi ilmu yang sedikit disertai akhlak yang tinggi itu jauh lebih bernilai dan bermakna. Syarat yang kedua adalah bersungguh- sungguh dalam mencari ilmu dan berdo’a kepada Allah agar diberikan kemampuan dan kekuatan agar dapat menyelesaikan tugas- tugas semuanya. Janganlah kamu berdoa agar pekerjaan yang diberikan itu mudah, tetapi mintalah kekuatan dan kemampuan agar dapat menyelesaikan semua pekerjaan itu.

Dan tidak jarang kita dengar ungkapan- ungkapan yang menyatakan penolakan untuk menuntut ilmu atau keputusasaan mereka, dengan alasan bahwa saya tidak sanggup belajar apalagi menghafal karena saya sudah tua, saya sibuk, saya tidak pintar seperti mereka, saya bukan orang kaya, sesungguhnya semua itu tidak ada kebenarannya melainkan hanya bisikan dari syaitan yang terkutuk, ingatlah siapa pun anda selama anda mau berusaha sekuat tenaga dan tidak mengenal lelah apalagi putus asah dan tidak lupa menyisipkan do’a disetiap aktivitas anda insya Allah Allah akan mudahkan segala yang sulit dan bukakan jalan keluar buat anda walaupun badai hitam dan jurang kesulitan menerpa anda, Allah SWT berfirman :
والذين جاهدوا فينا لنهدينهم سبلنا,,,,,,يرفع الله الذين أمنوا منكم والذين أتوا العلم درجات,,,
Mudah-mudahan yang sedikit ini ada manfaatnya buat saya pribadi dan sobat- sobat pada umumnya, dan mohon maaf atas segala kekurangan.





























Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh, kepada sahabat-sahabat BWAKM, dari semenjak BWKM, TPKM hingga menjadi BWAKM terbentuk, mungkin forum ini bisa membuat kita berkumpul kembali, begitu juga halnya bagi sahabat-sahabat yang pernah menerima beasiswa dari BWAKM juga bisa berkumpul disini untuk saling tukar informasi, dibawah ini ada kolom komentarnya, silahkan diisi dengan alamat situs/e-mail yang jelas dan valid agar kami atau yang lainnya juga bisa menyambung silaturahim
































Copyright © 2013 BWAKM EGYPT